DTur Change For All

Archive for Desember 2008

HAJI

Posted on: Desember 17, 2008

Perjalanan Haji

simbol perjalanan fisik menuju rohani

gambar bertemunya manusia dari penjuru arah

untuk prosesi menangkal sistem dajjal

tahap satu di kalimah talbiyah:

bersegeralah menuju Allah

dua di pakaian ihram:

refleksi kesetaraan atas ras

hanya taqwalah derajat sempurna

ketiga di gerakan thowaf:

pentingnya konsentrasi hidup di pusaran titik lillah

empat saat melempar jumrah:

sikap perlawanan dengan syaitan

garis konfrontasi abadi sampai mati

lima wukuf di arafah sebagai puncak prosesi:

lambang berhenti di titik pertemuan

sejenak berfikir ulang muasal kejadian awal

melangkah pintu berhaji ibarat deklarasi kemanusiaan

meniti tugas peran diri sebagai wakil Allah di bumi

demi manfaat berakhir husnul-khaatimah

07:42:08 Senin, 19032001.

FLORA FAUNA

Seputar Nusantara Kita

Nusanatara amat kaya dengan keragaman hayati (biodiversity), terumbu karang Taman Nasional (TN) Wakatobi saja memiliki 750 dari 850 jenis terumbu karang dunia, hotspot kedua setelah Brazil, sementara Karibia hanya 50 jenis sedang Mesir punya 300 jenis terumbu karang. Di Pusat Penelitian Bawah Laut Dunia Wakatobi selain terumbu karang, terdapat pula mangrove, sea grass, mamalia laut, pemijahan ikan, burung migrasi, penyu dan ikan pesisir. Dia bukanlah satu-satunya kekayaan Indonesia dalam hal flora fauna, karena di Bali ada Tulamben, di Jawa terdapat Sukamade, TN Meru Betiri, Ujung Kulon, Cibodas, Komodo, Tanjung Putting, Lore Lindu, Gunung Leuser, Siberut atau TN Bukit Batu Bengkalis. Maka ketika berbagai komponen masyarakat Nusantara (2/12/08) bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Yayasan Wallacea melahirkan Deklarasi Wallace, itu mengingatkan kebesaran bangsa pelaut di zamrun khatulistiwa sejak ribuan tahun silam. Lalu Wallace menginspirasi temuan Teori Evolusi dan Survival the Fitest.

Sebagai peringatan 150 tahun “Letter from Ternate” dan penghormatan terhadap ilmuan biogeografi asal Inggris Alfred Russel Wallace (1823–1913) didirikanlah sebuah Tugu di bekas rumah singgahnya di Jalan Nuri Kota Ternate, dekat Pasar Gamalama, Maluku Utara. Tugu sebagai tanda bahwa tanggal 6 Maret 1858, Wallace di usia 35 tahun terbukti telah mencetuskan “Surat Dari Ternate” kepada Charles Darwin di Inggris itu kelak melahirkan Teori Evolusi Darwin karena terinspirasi soal evolusi fauna yang tak bisa bertahan, sebagai jenis fauna yang akan punah. Surat itu adalah hasil catatannya dari 1850–1860 menjelajah Nusantara, mengumpulkan 125.660 spesimen lalu diberinya judul “On The Tendency of Varieties to Depart Indefinetely from The Original Type” yakni berisi bagian Teori Evolusi kecenderungan proses seleksi alam, temuan ini menggoncang para ilmuan Inggris. Maka Darwin mengumumkan teori evolusinya 1 Juli 1958 kepada Linnean Society London, saat itu Wallace meneliti di Papua.

Menurut LIPI pengungkapan spesies endemik di wilayah Indonesia timur yang dibatasi garis imajiner wallacea memisah jenis satwa Nusantara barat dan timur –dari Palung Sulawesi ke Selat Lombok– itu dapat menunjang ekotourisme dengan perintisan Kebun Raya Enrekang yang memiliki subduksi geologis pegunungan sangat indah. Sulawesi dan Maluku juga menjadi tempat bersejarah lahirnya teori geologi dan biologi yang ditulis Wallace berjudul On the Zoological Geography of the Malay Archipelago, karya dasar ilmu biogeografi yang menjadi cikal bakal garis wallacea. Ikan purba coelacanth (Latimeria manadoensis) yang hidup di perairan Sulawesi ditemui 150–1000 Meter di kedalaman laut, menurut penelitian menggunakan Remotely Operated Vihicle (ROV) dalam tiga tahun terakhir terekam sebanyak 7 ekor ikan, berbobot ±10 kg tebal 20 cm, panjang 98 cm dan lebar belakang 21 cm. Coelacanth menjadi mascot pelaksanaan World Ocean Conference (WOC) 2009 di Menado. Ia muncul sekitar 360 juta tahun era Paleozoikum atau 100 juta tahun sebelum lahirnya dinosaurus di masa Jurassic, pertama ditemukan di perairan East London Afsel tahun 1938 sebagai penemuan zoologi terbesar abad ke-20.

Sementara itu para ahli dari Conservation International Indonesia (1/12/08) menemukan lima spesies ikan baru di perairan Pulau Nusa Penida, Klungkung Bali. Kelima biota laut itu adalah Chromis sp, Priolepis 33 sp, Priolepis 11 sp, Pseudochromis sp, dan Trimma sp. Penemuan ini menambah jadi sekitar 550 spesies ikan karang dari sebelumnya, termasuk dari Samudra Hindia dan Pasifik. Chromis sp pemakan plankton, berwarna oranye dengan ekor putih, panjang ± 12 cm, berasal dari fammili damsel dan biasa hidup berkelompok di kedalaman 20–50 m. Tiga jenis lain masuk kelompok gobi berukuran ± 3,5 cm hidup mulai kedalaman 50 m, dan Pseudochromis sp berwarna coklat kemerahan serta garis kuning dan biru di bawah kelopak mata adalah famili dottyback hidup di arus kuat kedalaman 25 – 60 meter.

Ahli ikan dunia Gerry Allen yang terlibat dalam penelitian diatas mengatakan 60% terumbu karang Nusa Penida masih tumbuh dengan baik, saat ini tercatat oleh team ada 260 spesies dari 800 spesies kekayaan dunia. Sementara ikan arwana merah (Scleropages formosus), dragon fish jenis super red dan siluk banyak ditemui di perairan Pontianak, Kalimantan Barat itu telah ditetapkan dalam Convention on International Trade on Endangered Species of Wild Flora dan Fauna (CITES) tahun 1987 di Ottawa Jepang termasuk amat langka (appendix I). Selain arwana langka yang habitat aslinya di Danau Sentarum dan Sungai Kapuas, terdapat tanaman pula anggrek dan kantung semar (Nephentes sp) yang merupakan endemik di wilayah tersebut.

Sedangkan keragaman hayati yan g terdapat di TN Meru Betiri Jember Jawa Timur sungguh menarik seperti monyet bekantan hitam kepala warna putih, babi hutan, ular, aneka burung, beberapa jenis ikan di Green Bay serta tanaman pinus, bamboo, rotan, karet, kakao, kopi, teh, mangga, durian, pisang dan aneka bunga tropis. Sedangkan penyadapan karet hingga proses produksi menjadi bahan setengah jadi bisa dilihat di Pabrik Milik PT. Perkebunan Pesanggaran dekat Wisma Sukamade, dimana malam hari pengunjung pantai dapat menyaksikan proses bertelurnya penyu langka, sebuah pemandangan langka. Hal lain dapat disaksikan aneka keragaman hayati di sekitar Alas Purwo penghujung pulau serta wilayah Pegungungan Ijen, dan tentu pengalaman pembanding sebelumnya dari Sukamade yang menggugah kebesaran Tuhan di tengah deburan pesisir Samudra Hindia pantai selatan Jawa. []

Sumber:

1. Harian Kompas, edisi Desember 2008.

2. Catatan Perjalanan Redestin Tours bulan Juli 2008.

Syekh Wasibagno Kyai Ageng Gribig Jatinom

Asal keturunan kyai pesantren di Pulau Jawa berakar sama, yakni para wali sunan pembawa islam ke tanah jawa dari jalur Arab, mereka memiliki padepokan dengan asimilasi budaya setempat. Nama terdekat di era kini adalah Wali Songo terutama Sunan Malik Ibrahim yang berpengaruh besar melahirkan Kerajaan Demak Bintaro. Di masa peletakan dasar Mataram Islam ini terdapat nama Ki Ageng Gribig (KAG) yang dikenal sebagai “Syekh Wasibagno”, kata wasi berakar dari akar kata wasiat yakni bahwa beliau pemegang wasiat dakwah islam wilayah tengah tanah Jawa di Jatinom Klaten. Silsilahnya menurut Indarjo seorang Wedana Jatinom pada rapat panitia Yaqawiyyu tanggal 11 Sapar 1884 / 30 Oktober 1952 dalam buku Riwayat Kyai Ageng Gribig Jatinom Klaten, mengarah langsung kepada Raja Brawijaya Majapahit. Menurut sumber ini, keturunan langsung beliau adalah:

1. Kyai Gambiran

2. Kyai Gribig II

3. Den Mas Sahid (ibu dari Pajang)

4. Kyai Tafsir Imam

5. Ki Bagus Kentolingalas

Sumber lain mengatakan bahwa putra putri beliau juga Nyai Ageng Penganten dan Kyai Ageng Lebak yang memiliki putera Kyai Ageng Abdul. Nama KAG juga menurunkan pendiri Muhammadiyah, yakni Kyai Haji Ahmad Dahlan. Data selengkapnya bisa kita baca berikut ini:

Maulana Malik Ibrahim, Maulana Ishaq, Maulana Ainul Jaqina,

Maulana Mohammad Fadlu’llah (Prapen),

Maulana Sulaiman Ki Ageng Gribig (Djatinom),

Demang Djurang Djuru Sapisan,

Demang Djurang Djuru Kapindo, Kijai Iljas, Kijai Murtadla,

K. Hadji Mohammad Sulaiman, K.H. Abubakar,

K.H. Achmad Dachlan (Mohammad Darwis).

Sumber : MUHAMMADIJAH SETENGAH ABAD 1912-1962

Diterbitkan oleh Departemen Penerangan RI Djakarta, 23 Djanuari 1963

Di dalam kompleks makam KAG di Jatinom Klaten tersembunyi kekayaan sejarah tak terhingga yang dapat membuka fakta baru sejarah islam jawa bahwa tanggung jawab Muhammadiyah tidak terhenti sepeninggal pendirinya, seperti soal simbol-simbol kejawen di dalam makam dan hal-hal menyangkut amal ibadah terkait. Generasi muda islam perlu membaca makam sebagai candi dengan menggunakan semiotika (semiologi), seperti di dalam kompleks Makam KAG terbaca jelas lambang Majapahit, sebagaimana bahwa lambang Muhammadiyah adalah hastabrata yang juga banyak terdapat di komplek Makam Trowulan. (Perkempalan Tjap Orang Jadzab, TOJ, Jogja, 2008).

Menelusuri Islam di Era Majapahit:

Dari acara Waosan TOJ saat Hantlusuri Tapak Tilas Yasan Kyai Ageng Gribig Jatinom, 11 Desember 2008 terungkap bahwa sesungguhnya KAG saat awal 1501M-1600an) adalah figur yang amat berpengaruh menyiapkan kekuatan Kstatria Mataram termasuk seorang figur guru utama dari Sultan Agung Hanyakrakusuma (SA) mulai 1613 – 1646 dan penyiapan pasukan Mataram ke Batavia. KAG seperti tersebut di atas dan terbukti kemudian amat berpengaruh dalam diri SA beserta kebesaran nama beliau dalam sejarah islam Jawa.

Berdiri Beteng Kotagede 1506, tanda berdiri kraton di alas Mentaok dekat Kotagede sekarang. Ramanda beliau Pangeran Senopati (PS) jumeneng 1582 berjarak masa 80 tahun dari era berdirinya Beteng Kotagede Mataram. Sultan Agung jumrneng di Kraton Kotagede 1617 saat beliau masih berusia 15 tahunan yang waktu kecil bergelar Raden Bagus Jatmika dan dalam berguru agama islam beliau dikirim oleh PS ke KAG, saat itu berusia 5 tahun-an telah menghafal al-Qur’an al-Karim. Dalam mendidik, oleh KAG Jatmika kecil diberi Cincin Merah Delima lalu dibacakan kitab-kitab agar Jatmika menyimak bacaan serta diiringi suara Kodok Ngorek, istilah bahasa Arab yang artinya Qadha Qari, bahwa KAG sebagai pembaca tugas-tugas tanggung jawab keislaman pada Jatmika kecil. Kelak saat dewasa bahkan diakui keislaman Jatmika ini dalam jejak sejarah islam dunia.

Sultan Agung lalu pindah ke Kerta, namun tetap beliau amat menghormati KAG yang dibuktikan dengan berdirinya Masjid Alit Jatinom Klaten, dibangun oleh SA dengan cara “melanting” bahan-bahan material masjid kesemuanya dari Kraton Kotagede, bisa dibayangkan berapa KM jarak dan berapa panjang manusia melanting material bangunan saat itu. Bukti lain beliau sangat dihormati oleh Sultan adalah ketika Raden Jatmika telah dianggap cukup ilmunya, dipanggillah dia ke Sunan Tembayat Samarang, disana sebetulnya Tembayat telah tiada, hanya menemui pusaranya untuk bekti dan berguru. Keberadaan KAG juga terngiang saat Sultan berada di Wotgaleh Ngayogyakarta, SA tetap berkait pada gurunya. Wiritnya saja Ya Qawiyu Ya Aziz adalah senjata perang Sabilillah 1628 dan1629 ke Batavia, maka betul-betul KAG amat penting posisinya dalam sejarah Mataram Islam.

Era ke belakang yakni sebelum Mataram ada Pajang, Demak, lalu ada nama Bre Kertabumi (Brawijaya v) raja Majapahit. Pelajaran Sejarah mengajarkan bahwa kerajaan ini merupakan Kerjaan Hindu, padahal data makam di Tralaya Trowulan Mojokerto terdapat kompleks Trah Ulama Majapahit, seperti makam Pusponegoro, Sayyid Jumadil Kubro, kturunan ke-8 Nabi Muhammad SAW, disana terdapat 3000an makam dan janazah tidak diaben (dibakar) seperti layaknya penganut Hindu Bali misalnya. Bukti lambang hastabrata Surya Majapahit banyak kita temui di komp[leks tersebut, termasuk inskripsi kalimat tauhid, tanda hilal bulan sabit, tulisan qullu syain haaliqum illa wajhahu, akasara jawa banyak pula tertera disamping tulisan wa allah a’lam dan warna warni kalimatullah disamping simbul kala (mangsa, era, zaman), naga, yoni atau aneka ukiran jawa islam lain.

Suryo Majapahit dapat dilihat pula di buku sejarawan barat seperti Denys Lombart pada edisi Nusa Jawa jilid 1 sengaja memuat hastabrata Surya Majapahit itu secara terbalik, serta lambang ini juga terlihat sama persis dengan lambang yang dipergunakan oleh Perserikatan Muhammdiyah. Surya Majapahit dan hilal juga bermakna kayun-darain dari kalimat Hayyun fid daarain hidup dalam dua alam yaitu dhahir dan ghaibiyah, sebagai kesadaran keimanan telah terbentuk di era Majapahit yang digolongkan Hindu itu. Tersebut juga pada Serat Sabdopalon Nayagenggong dan babab tanah Jawi lain bahwa Raja Brawijaya V telah memeluk islam. Jika Islam hanya mementing persoalan formal saja, maka lahirlah 500-an tahun lagi akan mengembalikan islam kepada budi Menurut penjaga makam mataram di Ngayogyakarta Hadiningrat bernama Mbah Sopiyan, 107thn, orang yang sangat mengenal makam-makam tua di seluruh Jawa Tengah bahwa KAG memang keturunan Brawijaya V.

Bukti lain di dalam kompleks makam Demak Bintara juga terdapat Surya Majapahit dan lambang laut, artinya bhw Raden Patah yang bergelar Syah Alam Akbar ke-1 panglima Angkatan Perang Majapahit. Sultan Adipati Unus ke-2 telah syahid dalam peperangan mengusir Portugis di Selat Malaka, ke T, kepemimpinan beliau dilannjut oleh Sunan prawoto Syah Alam Akbar ke-4 dan seterusnya dalam mengusir penjajah. Nama KAG sejak masa Demak telah beperan sangat besar menyiapkan energi para ksatria dan bintara, istilah wali juga melekat pada KAG, bermakna pengemban tugas kewalian sebagaimana para aulia’, KAG adalah seorang kyai yang dengan caranya diatas telah menegakkan dakwah islam di tanah jawa.

Maka melupakan akar kesejarahan dengan simbol-simbol keagamaan di sejumlah makam kyai juga persoalan besar yang kini melanda banyak pegiat syiar agama terutama Islam di tanah Jawa. Ada soal perlunya sinergi strategi dakwah,  bahwa sejarah bukan sekedar alat perubahan menjadi baik ke depan namun kepedulian untuk ditail mengerjakan sesuatu demi orang lain dengan cara hikmah menyakiti apalagi menohok dari belakang. Pengungkan fakta KAG ini misalnya berakibat ketidak setujuan beberapa aktivis Muhammadiyah mungkin atau soal kibat setelah diketaui Majapahit itu bukan Hindu, maka duduk bersama  mengatur shof langkah lebih utama disini. []

(Sumber: Dok Waosan TOJ oleh Herman Sinung Janutama, 11/12/2008 pukul 22.30 di Komplek Makam KAG Jatinom).

11T/10N Reiseplan auf Java

BCA YOGYAKARTA Rek. 4450887698 Telp +62 274 7131 994 Mobile +62815 795 0922

E-mail:andimhd@yahoo.com

TAG 0, Ankunft in Yogyakarta und uebernachten in Hotel Wisma Gajah

TAG 1, Von Yogyakarta BEGINN DER RUNDREISE ( B L )
Yogyakarta City Tour (Sultanspalast, Museum, Vogelmarkt, Tamansari, Mittagessen etc.) Ubernachten in Yogyakarta im Hotel Wisma Gajah

TAG 2, DIENG TOUR ( B L ).
Am Morgen zum Dieng-Plateau, ihr benutzt diese Reiseziel fur alte hinduistischer
Tempel und auch die Flora, Landschaft und vulkanischen Krate. Mittagessen in Wonosobo.
Wiederzurueck spaeter nachmittag zum Hotel Wisma Gajah

TAG 3, MERAPI VIEW – BOROBUDUR ( B L ).
Kaliurang, Kaliadem, dann sehen wir moeglichkeite Sonnenuntergang
vom Tempel Borobudur (mit Mendut und Pawon) an. Mittagessen in Borobudur.
Die Letzte Übernachtung in Yogyakarta im Hotel Wisma Gajah

TAG 4, Yogyakarta – Solo ( B L )
Ratu Boko, Prambanan, Sewu usw.
Dann Weiterfahrt nach Solo nach dem Mittagessen in Kali Opak Restoran.
Übernachten in Solo im Hotel Solo Comfort Inn

TAG 5, SOLO CITY, SUKUH und CETO ( B L ).
Am Morgen noch Stadtbesichtigung in Solo, Besichtigung des CETO und
Sukuhtempels (42km vom Solo entfernt). Mittagessen enroute der Reise.
Übernachten in Solo im Hotel Solo Comfort Inn

TAG 6, Solo – Malang ( B L )
10 Stunden Fahrt von Solo nach Malang. Mittelentfernung Pause fuer Mittagessen
Übernachten in Malang im Hotel Purnama Batu.

TAG 7, Malang – Bromo ( B L )
Stadtbesichtigung Malang (alte Kolonialstadt, Vogel- und Blumenmarkt etc)
Essen und dann Nachmittag Fahrt nach Pasuruan, Tosari
Übernachten im Hotel Bromo Permai Ngadisari oder Lava View Cottage.

TAG 8, Bromo Tour – Kalibaru ( B L )
Um 3:30 Uhr Aufbruch zur Krater Bromo, zu Fuss gehen oder mit mieten JEEP (extra budget)
Nach dem Frühstück Weiterfahrt zum Hotel MARGO UTOMO Kalibaru.
Mittagessen in Jember. Ende Nachmittag kommen wir in Kalibaru an.
Ubernachtung im Hotel MARGO UTOMO oder Kalibaru Cottage

TAG 9, Meru Betiri Tour ( B L ).
Nach dem Frustuck jungeln (OFF ROAD) zum Meru Betiri Nationalpark; besichtigen der exotische Landschaft, schoene Strand und Geen Bay, die Vegetationen, Kakau- Kaffee- Ratanbaume, und natuer Kauschuk mit dem traditionalen Prozess dabei. Silkroete sehen Sie spaeter nach Sonnenaufgang, bald nach dem Essen und spazierengehen auf Strand Sukamade.
Übernachten im Meru Betiri Nationalpark WISMA SUKAMADE.

TAG 10, Meru Betiri – Kalibaru dann Banyuwangi ( L ).
Morgen nach dem Fruestuck fahrt nach Banyuwangi/ Ketapang, ENDE DER RUNDREISE
Fährt nach Bali und weiter je nach Kundenfrage (selborganisiert) fuer die nachste Station.

Wieviel kostet die Reise?

Nett Budgets 11 Days / 10 Nights

15,5 Mio IDR oder 1,409 USD (Abgerechnet bald wieder je nach KURS!)

Alle Hotels (B-L) in Yogyakarta, Solo, Malang, Bromo, Kalibaru, Sukamade

Individuale Transport, mit klimatisierten Mini Bus

Off-road Jeep in Meru Betiri / Sukamade

Reiseleiter und Fahrer

Entrit Tickets

Add Charge / tax

Die Zehn Naechte Uebernachtungen auf Java sind wie folgend oder noch weiterbuechen anders fuer die Station auf den Insel Bali:

  1. Yogyakarta > Hotel Wisma Gajah
  2. Surakarta > Solo Confort Inn
  3. Malang > Hotel Purnama Batu
  4. Bromo > Lava View Cottage oderBromo Permai
  5. Kalibaru > Margo Utomo oder Kalibaru Cottage
  6. Sukamade > Wisma Sukamade

Sehen Sie mal Ihre Reiseplan auf den Insel, bestimmt fuehren wir Sie am besten jede Stationen und viel Volg!

Die andere Information oder besondere moeglichkeite Programm bitte schreiben Sie uns an email-address (http://fdka.wordpress.com).

TIPS IDEAL PENDIDIKAN ANAK *)


Pendidikan anak-anak di kota besar perlu perhatian dan biaya besar. Amanat UUD’45 pasal 31 bahwa ’setip warga negara berhak mendapatkan pendidikan’ (1), ’setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya’(2) menjadi impian semua. Saat ini bagian terbesar penghasilan bulanan orangtua di Kota terserap untuk biaya pendidikan dasar 12 tahun. Investasi orang tua yang terabaikan negara tapi penting bagi anak ini, mereka penuhi sesuai pendidikan dunia yang dicanangkan UNESCO tentang Hak-hak Anak memperoleh empat pendidikan pokok, yaitu: learning to know (pengetahuan), learning to do (ketrampilan), learning to be (perubahan sikap) dan learning to live together (belajar bermasyarakat).


Tulisan ini mengkritisi dampak tren sekolah mahal. Pendidikan yang seharusnya dalam kendali negara malah beralih kuasa ke korporasi swasta. Oleh kendala ekonomi keluarga, maka pesantren dan sekolah masyarakat menjadi tren tandingan. Bagaimana orangtua sebaiknya mensiasati kondisi ini untuk berpaling dari sekolah berbiaya mahal?

JEBAKAN RANKING NILAI

Umumnya orangtua memiliki idealisme, motif menyekolahkan anak agar pintar berdasar aspek kognitif semata dengan ukuran ranking nilai raport, tanpa dilihat sisi etika bermasyarakat dan ketrampilan menghadapi persaingan luar sekolah. Bebaskan anak dari target ranking, bangun kecerdasan emosi mereka demi meraih keberhasilan. Ranking tinggi bukan segalanya, apalagi prestasi akademik adalah buah proses kerja keras. Hal ini dapat membuka wawasan anak menjalani cara belajar yang benar terus menerus, selama ujian atau hanya pelajaran rutin. Selebihnya anak bisa menghitung siapa belajar sungguh-sungguh dia bisa mendapatkan keinginannya.


Jebakan nilai diatas dapat diatasi melalui proses alami berlakunya ’ Sebab Akibat’ yang akan mengantar anak bagaimana menjadi (to be) yang terbaik di sekolah, bukan merangsang untuk memiliki (to have). Atas kesepakatan bisa pula diterapkan teknik rewards – punishment, prestasi baik akan memperoleh hadiah sebaliknya raport jelek bisa disesuaikan sangsinya.’Siapa menanam pasti mengetam’, kata pepatah. Semua hasil kerja keras didasarkan pada niat dan keinginan, seperti kerangka Hukum Sebab Akibat berikut:

PIKIRAN => TINDAKAN

TINDAKAN => KEBIASAAN

KEBIASAAN => SIFAT

SIFAT => TUJUAN

Pikiran dimaksud bahwa pelajar sebaiknya memiliki motif (motivasi), ide, niat, gagasan, keinginan, impian, cita-cita yang bisa dihantarkan melalui buku bacaan, cerita atau dongeng yang menurut penelitian (Mc. Clelland) dapat membantu prestasi anak. Orangtua perlu memfasilitasi mereka dengan buku-buku pilihan. Bagi orangtua yang anti Televisi di rumah, bisa mendampingi saat anak nonton TV dan memberitahu baik/buruk yang boleh dan yang dilarang. Dongeng, buku cerita, bacaan dan majalah anak juga ditemui di perpustakaan atau taman permainan anak. Sarana manapun bisa dijadikan penghantar menjadi anak sholih, lagi-lagi niat dan tindakan atau perbuatan positif akan membentuk kebiasaan baik.

KUNCI SUKSES Di KEBIASAAN ANAK

Tindakan belajar diulang-ulang akan membiasakan anak, jadi terbiasa untuk membaca, mendengar, berbicara, belajar, melihat dst. Kebiasaan pada saatnya merubah sifat negatif anak menjadi baik. Jika anak susah bangun pagi, perlu dipandunya dengan bel alarm agak jauh ditempatkan. Satu dua hari masih malas tapi terbangun. Seminggu dua bulan kemudian bangun pagi pasti tak lagi masalah, keluar lari pagi lalu membaca dan ke sekolah. Anak tidak bersifat malas. Tak mampu mengerjakan PR, karena belum dicoba lagi melakukan itu. Liatnya batu akan bolong oleh tetesan air ribuan kali. Dan kerasnya besi meleleh juga oleh bara api. Begitu pula cinta anak akan buku pengetahuan.


Kebiasaan mencintai buku adalah pintu awal belajar berdasar konsep pendidikan anak (paedagogy) yang diterapkan sekolah. Model pendidikan orang dewasa (andragogy) menekankan bahwa individu memiliki potensi, tugas guru-orangtua memupuk dengan pelajaran dan kebiasaan lain. Menanam prilaku positif pada seseorang menurut ahli kepribadian, butuh pengulangan kebiasaan sampai 21 kali untuk merubah sikap tertentu. Orangtua/guru dapat menerapkan sesuai kondisi dan jenis pelajaran. Menurut hukum ini bahwa anak malas itu bukan sifatnya, melainkan kurang dilatih dan dibiasakan. Dibutuhkan koordinasi bersama Komite Sekolah mengatasi kelemahan siswa di aspek ketrampilan semisal Belajar Al-Qur’an, Bahasa, Seni Pidato, Kaligrafi, Olahraga, Elektronika dan Komputer dengan sarana seadanya.


Menjadikan kebiasaan anak sebagai pintu perubahan sifat dan prilaku amatlah strategis dan perlu diperhatikan oleh semua fungsi lembaga sekolah seperti Guru BK. Prestasi belajar masa depan ditentukan bukan oleh tren pilihan orangtua menyekolahkan anak, tetapi oleh kesungguhan belajar di sekolah serta out-put lulusannya di masyarakat. Inilah tujuan keberhasilan orangtua memaknai idealisme pendidikan anak sekaligus jadi impian era sekarang. Begitu seterusnya keinginan baru dilakukan dan dibiasakan berulangkali sampai final goal yang dicitakan tercapai. Maka aspek pembelajaran anak penting diketahui oleh orangtua agar mereka mampu belajar mandiri dibantu orangtua.


Hal lain yang mengganggu pendidikan, soal bencana yang terus menyusul, perlu pemikiran ulang kemana orangtua akan menyekolahkan anak. Selalu ada saja halangan anak-anak mendapatkan hak belajarnya, terakhir gangguan kesehatan berupa wabah penyakit. Untuk Indonesia bahkan (2007) UNICEF mengalokasikan dana 3,5 juta dolar AS khusus menangani gangguan belajar anak oleh penyebaran flu-burung termasuk DIY-Jateng. Sebab jika terjadi pandemi akan berdampak besar dan menghambat pendidikan, meski program PBB ini lain dengan bantuan kesehatan WHO. Kapankah saat berhenti mengharap bantuan orang.

HARAPAN ORANGTUA SAMA


Pembiayaan telah diatur pada PP. Nomer 19/2005 Standar Pendidikan Nasional bab IX soal besarnya Standar Pembiayaan pasal 62 hal biaya pendidikan sekolah. Solusi cerdas layak dipikir ke alternatif belajar berbiaya murah, karena harapan mereka sama agar anak menjadi sholih dan sukses. Jiwa Pesantren seperti kemandirian, sederhana, ikhlas, berpikir merdeka dan persaudaraan terbukti memenuhi kriteria itu kini malah dilirik pakar sistem pendidikan. Kurikulum terintegrasi dalam tata pendidikan kesetaraan serta multikultural; disana ada figur kyai yang disegani, sosok guru yang ditiru, pelajaran yang dibutuhkan dan kehidupan disiplin asrama yang efektif mendidik alam belajar anak.

Sekolah perlu bersinergi potensi dengan masyarakat dan pesantren. Sekolah Alam berbiaya murah juga bermunculan seperti di Tawangmangu, SMP Qoryah Toyyibah Salatiga dan Pesan Trend Budaya Ilmu Giri Bantul menutupi kelemahan sekolah mahal. Orangtua lebih tahu soal keuangan keluarga, sebaiknya keinginan mereka seiring dengan kemauan anak, bahwa prasarat belajar melalui: kecerdasan, kesempatan, kerja keras, biaya cukup, sedia berguru yang semua itu perlu proses waktu lama yang harus diindahkan negara! Wallahu a’lam. []

*) Artikel opini dikirim 22/02/2007 kea Harian KR please see other article  in http://fdka.wordpress.com and http://kristo2006.blogspot.com

SHALAT MENDORONG SUKSES


Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat

dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.

Kami tidak meminta rezki kepadamu,

Kamilah yang memberi rezki itu kepadamu.

dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.

QS Thaaha 20:132.


Ayat diatas menegaskan pentingnya kesabaran menegakkan shalat bagi keluarga. Bahwa shalat wajib diperhatikan setiap muslim dan ditekankan kepada anggota keluarga yang telah baligh, sebagai bentuk ekspresi keimanan seseorang kepada Allah SWT yang bernilai amal produktif serta kreatif yang ujungnya akan menghasilkan rizki. Seperti tulisan Konsep Kerja Dalam Islam terdahulu; sungguh ibadah shalat dan mencari rizki sebetulnya berhubungan satu dengan yang lain, karena soal rizki, umur dan jodoh merupakan rahasia Allah, dimana manusia hanya menjalani usaha secara maksimal. Inilah perlunya pemahaman kesadaran agar perintah shalat menjadi kebutuhan bukan beban, agar generasi mendatang jadi lebih berhasil sebagai kelompok umat di segala aspek.

Ibadah Shalat mengandung aktifitas gerak tubuh (olah raga) dari berdiri suci tulus menghadap kiblat atas nama Allah mengangkat dua telapak tangan, gerak ruku’ dan sujud hingga duduk di akhir shalat yang ternyata amat dibutuhkan bagi kesehatan organ tubuh seperti otak, peredaran darah serta kekuatan otot-otot. Shalat juga mendidik kepribadian pelakunya, bernilai ekonomi dan spiritual yakni doa dzikirullah untuk ketenangan batin dan kebersihan jiwa. Maka shalat adalah indikator keberhasilan lahir batin seseorang, jika syarat rukun atau sahnya dilanggar maka amalnya tertolak, tidak diterima oleh Allah bahkan seperti penjelasan hadits Rasulullah SAW; Bangsiapa shalatnya tak mampu mencegahnya dari kejelekan dan kemungkaran, maka akan menjauhkannya pada Allah.

Makna gerakan dan roh ibadah shalat adalah ekspresi ketundukan hamba di hadapan Sang Pencipta. Di luar kontemplasi ini, ibadah shalat hakekatnya mampu menembus akumulasi amal seorang muslim mencapai keinginan-keinginannya. Untuk itu pelaku shalat butuh bertawakal tiap menghadapNya seakan melaksanakan shalat terakhir kali sebelum mati. Perlu kesabaran ekstra agar lebih khusyu’ dan berdaya lebih produktif hingga shalatnya berfungsi hijrah kepada yang baik. Disebutkan dalam hadits sahih; Barangsiapa berdoa kepadaKu akan Aku kabulkan, dan siapa memohon kepadaKu akan Aku berikan, dan siapa mohonkan ampunan akan Aku ampuni.

Jika demikian apakah yang meninggalkan shalat bakal seret rizkinya? Ternyata Allah SWT menjamin rizki berupa makan-minum itu pada makhluk yang dikehendaki (QS 5:64) asal mau kerja keras mendapatkannya (QS 2:223) bahkan firmanNya dalam QS Hud [11]:6 Dan tidak ada suatu binatang melatapun (segenap makhluk Allah yang bernyawa) di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezki, dan Dia mengetahui tempat diamnya di dunia dan tempat penyimpanannya di akhirat. Semuanya tertulis dalam Kitab Lauh Mahfuzh. Maka soal turunnya rizki berpulang pada kreatifitas manusia, dengan bekerja keras mengikuti hukum Sebab – Akibat dan bersungguh-sungguh meraihnya pasti dia dapatkan keinginannya. Sikap muslim berbeda, mengorientasikan kerja dunianya untuk mengharap Allah di akhirat. Karena itulah rizki dia dapatkan (QS 42:20), mau bertebaran di muka bumi usai shalat dan sudi melaksanakan shalat dhuha saat bekerja, dia yakin percaya hukum Allah pasti berlaku, hanya Allah sang pemberi rizki bukan yang lain. Dengan beriman, shalat dan mau bekerja keras dia akan memperoleh dua hasil berupa rizki dunia dan kelak imbalan akhirat, dia peroleh derajat mulia yang berbeda sebagai mukmin bukan sekedar rizki seperti disebut QS Al-Anfaal 8:2-4.

Menghadirkan hati secara ikhlas setiap melaksanakan shalat adalah usaha disiplin mau bersikap profesional dalam bekerja serta membuka kesadaran bahwa pemberi rizki hanyalah Allah semata. Bacaan iftitah ”inna sholati wa nusuqi…lillah…” adalah penegasan pelaku shalat bahwa apapun yang dikerjakan bahkan segala hidupnya diarahkan hanya untuk Allah SWT. Itulah pesan utama ayat penyadaran diatas. Sekaligus demi menegakkan pribadi takwa dalam diri pelaku shalat dimana imbalannya selain dibuka pintu rizki dari segala arah, dijelaskan pula balasan Allah dalam QS 65 [Ath-Thalaaq]: 2-7 berupa solusi atas semua masalah, Allah akan menjadi wali hidupnya, akan memudahkan segala urusan, mengampuni kesalahan dan melipat gandakan pahala kebaikan.

Ada amalan shalat sunnat jika dikerjakan akan menghapus dosa-dosa pelakunya, yakni shalat tasbih yang bisa dilakukan setiap hari atau bila tidak mampu sekali dalam satu minggu. Dan apabila seseorang tidak mampu bisa dikerjakan setiap bulan sekali, atau setahun sekali bahkan minimal satu kali melaksanakan shalat tasbih selama hidup. Berdasar HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ibnu Khuzaimah dari Ikrimah dari Ibnu Abbas, bahwa hendaknya engkau mengerjakan shalat empat rakaat, yang setiap rakaatnya membaca Surat Al-Fatihah dan sisertai Surat yang lain. Usai bacaan Surat pada rakaat pertama, sedang engkau masih dalam keadaan berdiri, bacalah tasbi: Subhanallah wal hamdu lillahi wa la ilaha illallahu wallahu akbar sebanyak lima belas kali. Ketika ruku’, bacalah tasbih sepuluh kali. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal), lantas bacalah tasbih sepuluh kali, lalu sujud. Ketika dalam keadaan sujud, bacalah tasbih sepuluh kali. Lalu duduk, dan ketika duduk di antara dua sujud, bacalah tasbih sepuluh kali. (Ketika sujud yang kedua, bacalah tasbih sepuluh kali). Dan ketika bangkit dari sujud (ketika berdiri pada rekaat berikutnya sebelum membaca Surat Al-Fatihah), bacalah tasbih sepuluh kali.Demikian engkau lakukan, hingga setiap rekaatnya membaca tujuh puluh lima kalibacaan tasbih, dan engkau lakukan dalam empat rakaat. Apabila engkau mampu mengerjakannya setiap hari, maka lakukanlah. Tetapi bila tidak mampu, maka kerjakanlah satu kali dalam seminggu, pada setiap hari Jum’ah. Apabila tidak mampu, maka setiap bulan sekali. Bila tidak mampu, maka setahun sekali. Dan apabila masih belum mampu melaksanakannya setahun sekali, maka lakukanlah satu kali dalam hidupmu. []

*http://fdka.wordpress.com        http://kristo2006.blogspot.com

Referensi :

The Power of Shalat, Jalal Muhammad Syafi’I, MQ Publishing, Bandung, 2006.

77 Hadis Panduan Shalat Sunat, Nadhirah Mudjab, Mitra Pustaka, Yogyakarta, 2003.

SIKAP BELAJAR SQ 3R 19:30:553/4/2001

sikap ideal siswa
adalah menyenangi tiap pelajaran
mengatur waktu paling efektif
kritis apa yang dibaca, dilihat, didengar dan dirasakan
menghargai pendapat orang lain

konsep terbaik silahkan dipilih
belajar hal-hal yang menarik gengan cara sesuai selera
semua pertanyaan dan belajar dengan melibatkan emosi
mengingat tujuan belajar yaitu untuk berubah
diiringi pengaruh motivasi, ketrampilan, kesehatan dan fasilitas

kegiatan belajar sarat melibatkan fisik dan mental
ada dalam rangka pengembangan ketrampilan motorik
pengembangan persepsi
mengingat-ingat pengalaman masa lalu
dalam bentuk pengembangan pengertian
pemecahan masalah, aktivitas emosi, sikap dan kepribadian

belajar lewat membaca efektif menurut Robinson SQ 3R
survey berarti mengenali lengkap bacaan sebelum membacanya
question bahan dari (sub) judul dibaca menyempit dan disurvey kian terfokus
read cerita mengikuti bacaan secara ilmiah, mengkritisi dengan pertanyaan
recite memberi tanda saat membaca, satu bagian tak difahami dibaca lagi
review melihat ulang bagian penting agar melekat dalam memori

membaca skimming untuk menemukan ide pokok isi bacaan
dan scanning melompat mencari materi yang diperlukan
semua teknik membaca harus dengan konsentrasi dan motivasi kuat
maka membaca bermakna manancapkan isi pokok ke dalam hati. []

http:kristo2006.blogspot.com

Tag:


  • joko subantiyono: Rahayu,ing wedal sak meniko kito tansah eling dumateng lampah kito piyambak,amargi sinaoso bener nanging menopo sampun pener?kitab ingkang leres menik
  • Lailina zulfa: Wah,q brkali" bc sejarah ini,tp kok pnelitinya baru Pak fb ja nich..tp kalo tu bner.bkal ada prubhan fkta sjarah paling fen0menal spnjang sjrh..dn pzt
  • hamba allah: hmmm stau saya dhlu pun tdk ada yg tahu sypa yg tlah mndirikan candi borobudur,bkn jga org budha,krna dhulu borobudur d tmukan oleh petani trtutup ole

Kategori