DTur Change For All

REALITAS DZIKRULLAH

Posted on: Desember 22, 2010

Allah haramkan api Neraka menjilat Orang yg berkata

LA ILAHA ILLA ALLAH

Yang ditujukan semata hanya kepada Allah SWT.

HR, Bukhori-Muslim.

Pelantun LA ILAHA ILLA ALLAH laksana orang hidup di tengah-tengah orang mati, sedangkan para ahli dzikir itu bagaikan pohon rindang diantara pepohonan kering. Kedua tamsil hadits ini ingatkan keharusan seseorang Muslim untuk menjalankan SHOLAT dalam kondisi apapun dan menegakkannya, hatta keadaan sakit melaksanakannya dengan berbaring, sebab jika tiada mampu mengerjakannya seseorang patut disholatkan setelah disucikan. Artinya, baik Sholat maupun Dzikir kewajiban mengingat Allah itu hingga muslim meninggalkan dunia.

Pentingnya dzikrullah ini seperti isi berita di dalam kalamullah sendiri; Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya itu sama dengan orang yang membatu hatinya? Sungguh celakalah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. QS az-Zumar [39]:22

REALITAS DZIKRULLAH

Sepanjang masa kini di tengah kaum Muslimin perkotaan Indonesia muncul banyak paradok hidup bermasyarakat; banyak penduduk mengaku beragama Islam, namun jauh dari amalan muslim. Banyak jumlah keluarga muslim, namun akhir-akhir ini memprihatinkan, tengoklah prilaku keseharian mereka hatta Masjid dan Musholla hanya banyak dalam jumlah di perkampungan Islam tapi sepi orang beribadah disana. Juga aneka ragam contoh lainnya dari paradoksal masyarakat Islam, seperti banyaknya pelaku korupsi negeri ini yang adalah kaum Muslimin pula.

Realitas masyarakat tersebut menggambarkan betapa longgarnya sebagian kaum Muslimin tidak menunaikan kewajiban, menghilangkan dan melupakan ALLAH dari amal keseharian serta menjauhkanNYA dari kesibukan. Hal ini berakibat jauh pula petunjuk dan hidayahNYA dari tatanan bermasyarakat. Jika demikian wajarlah manusia bekerja serba boleh, bebas tanpa kontrol sebab hati nurani mengeras bahkan kendali diri menghilang dari dalam dada. Akibat lebih jauh, nalar dan naluri seseorang bebas pula sepuasnya mengerjakan apapun yang diinginkan; Manusia kehilangan akal sehatnya sebab meninggalkan mengingat Allah.

Padi sisi lain banyak contoh-contoh dalam kehidupan fana ini, betapa orang-orang yang berniaga di jalan Allah yakni melakukan apapun di dunia ini atas nama Allah SWT, mengalamatkan seluruh usaha dan potensi keuntungan hanya demi keharuman asma Allah semata, ternyata mereka tiada akan kekurangan apapun dalam harta dan kehormatan, di waktu lapang dan di saat dalam kesempitan. Orang-orang demikian mencurahkan amal perbuatan hanya dengan ridha Allah karena tertancap di dadanya dzikrullah. Faktanya kalimat-kalimat Allah akan menuntun seseorang untuk tidak bermaksiat, dirinya terjaga dari kekotoran pikiran dan perbuatan, bahkan makanan yang masuk ke dalam jasadnya dibersihkan Allah.

Maka betapa indahkan hidup orang-orang yang khusyu’ menjalan amal kesehariannya dengan berpasrah diri setelah usaha maksimal mengejar kebahagiaan dunia demi hidup lebih kekal di akhirat. Sungguh dengan mengingat Allah jua seseorang akan meraih ketenangan diri, meninggikan dan melaksanakan cita-cita, memelihara martabat kehormatan, memperbaiki khidmat dan membesarkan nikmat. Garis surga manalagi akan dilampaui hamba, manakala kunci keselamatan melalui dzikrullah selalu mengingatNYA telah berlaku dalam diri mu’min serta menuntunnya dalam siang maupun malam.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


  • joko subantiyono: Rahayu,ing wedal sak meniko kito tansah eling dumateng lampah kito piyambak,amargi sinaoso bener nanging menopo sampun pener?kitab ingkang leres menik
  • Lailina zulfa: Wah,q brkali" bc sejarah ini,tp kok pnelitinya baru Pak fb ja nich..tp kalo tu bner.bkal ada prubhan fkta sjarah paling fen0menal spnjang sjrh..dn pzt
  • hamba allah: hmmm stau saya dhlu pun tdk ada yg tahu sypa yg tlah mndirikan candi borobudur,bkn jga org budha,krna dhulu borobudur d tmukan oleh petani trtutup ole

Kategori

%d blogger menyukai ini: