DTur Change For All

Wanita Tiang Negara

Posted on: April 30, 2012

Disebut perempuan, karena mengacu pada kata ’empu’ dalam khazanah budaya yg berarti unggul, sakti, hulu, sumber & suci. Beda dengan kaum lelaki, anatomi perempuan memiliki rahim untuk melahirkan kemudian dia berhak menjadi ibu dengan sifat-sifat lemah, perhatian, lembut, pelan, sabar, teliti dan gemulai.

Posisi yang melekat pada wanita dengan rahim inilah yang menyebabkannya mampu berperan sebagai ‘ibu’ yang tak tergantikan oleh kaum lelaki. Dari sifat-sifat tersebut di atas, wajarlah manakala sosok ibu menjadi tokoh sentral perubahan dan pendidikan seperti pengasuhan anak, sehingga dalam peradaban manusia munculnya sosok ibu amat menentukan, bahwa pribadi ibu adalah sekolah bagi anak-anaknya.

Apabila dirinci di balik kelemahan fisik terselip peran kunci kaum wanita yang luar biasa, mereka adalah pribadi yang melahirkan, mengasuh, mengayomi, merawat, mendidik dan mengantarkan generasi bangsa lebih beradab, bahkan menentukan seseorang anak bisa mencapai ‘surga’ berawal darinya.

Dalam istilah bahasa, wanita juga disebut “mar’ah” yang turunan katanya adalah “muru’ah” yang bermakna prilaku, sifat & tabiat. Maka sangat logis kebiasaan seseorang atau masyarakat suatu generasi, berawal dari bentukan perempuan. Akhlaq mulia suatu bangsa dilahirkan dari tabiat para wanita.

Sungguh miris melihat perkembangan bangsa kita, betapa generasi perempuan tidak mampu tumbuh dengan baik, pendidikan mereka terkalahkan, buruh wanita terpinggirkan, dalam semua lini profesi dan pekerjaan, tengoklah nasib para Tenaga Kerja Wanita yang menghiasi pemberitaan dunia bahkan sungguh memprihatinkan banyak korban perempuan yang terlibat kejahatan narkoba, hamil tanpa nikah dan seterusnya. Darimana memulai perubahan mereka jika bukan memperbaiki akhlak dan etika, lalu apa yang bisa kita perbuat untuk mereka…untuk bangsa ini…

@andimuhamed Jika ingin melumat suatu bangsa, hancurkanlah etika akhlaq yg bersemayam pada wanitanya.. Dec 10, 2011 []

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


  • joko subantiyono: Rahayu,ing wedal sak meniko kito tansah eling dumateng lampah kito piyambak,amargi sinaoso bener nanging menopo sampun pener?kitab ingkang leres menik
  • Lailina zulfa: Wah,q brkali" bc sejarah ini,tp kok pnelitinya baru Pak fb ja nich..tp kalo tu bner.bkal ada prubhan fkta sjarah paling fen0menal spnjang sjrh..dn pzt
  • hamba allah: hmmm stau saya dhlu pun tdk ada yg tahu sypa yg tlah mndirikan candi borobudur,bkn jga org budha,krna dhulu borobudur d tmukan oleh petani trtutup ole

Kategori

%d blogger menyukai ini: